image-optimization domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/smptamsi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260Penghargaan JECA merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada institusi, komunitas, dan sekolah yang berperan aktif dalam pelestarian lingkungan hidup. Keberhasilan SMP Tamansiswa Mojokerto meraih penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa program Adiwiyata telah dijalankan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh warga sekolah.
Kepala SMP Tamansiswa Mojokerto menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga dukungan orang tua. Kami berkomitmen untuk terus menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik,” ungkap beliau.
Berbagai program unggulan lingkungan yang dijalankan di SMP Tamansiswa Mojokerto antara lain pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemanfaatan kebun sekolah, penghematan energi dan air, serta integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam proses pembelajaran.
Dengan diraihnya penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur 2025, SMP Tamansiswa Mojokerto diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.


Dengan mengusung tema “The Next Generation Leader”, Adaptif, Kreatif, Kolaboratif di Era Digital, kegiatan ini bertujuan membentuk karakter kepemimpinan yang tangguh, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ketua Yayasan, Ki Drs. Suradiyana, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LDKS merupakan wadah penting bagi siswa untuk belajar menjadi pemimpin sejati.
“Pemimpin masa depan harus memiliki kemampuan berpikir kreatif, bekerja sama, dan beradaptasi dengan perubahan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai tersebut kepada calon pemimpin muda sekolah,” ujarnya.
Selama dua hari kegiatan, peserta mengikuti berbagai sesi menarik, di antaranya:
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta terlihat aktif dalam setiap sesi, baik saat menerima materi maupun mengikuti kegiatan luar ruangan.
Kegiatan ditutup dengan upacara penutupan dan penyerahan simbolik bendera PPTS oleh pembina kepada peserta sebagai tanda dimulainya tanggung jawab baru bagi calon pengurus. Dengan selesainya LDKS ini, diharapkan lahir generasi pemimpin muda dari PPTS Perguruan Tamansiswa Mojokerto yang siap membawa organisasi ke arah yang lebih baik, adaptif, dan kreatif di era digital.



Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa, dilanjutkan dengan istighozah yang dipimpin oleh Ki Mustaqim, S.PdI, pamong Pendidikan Agama Islam SMP Taman Siswa.
Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya meneladani semangat perjuangan para santri dalam mempertahankan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Santri bukan hanya mereka yang belajar di pesantren, tetapi semua yang meneladani nilai perjuangan, keikhlasan, dan cinta tanah air,” ujar Ki Mustaqim.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kelancaran kegiatan belajar mengajar, serta kesejahteraan seluruh warga sekolah. Suasana khusyuk dan penuh haru mewarnai akhir kegiatan, mencerminkan semangat religius dan nasionalisme yang kuat di kalangan siswa.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Ki Adi Siswanto, S.Pd.,MM., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran PPTS sebagai wadah pengembangan karakter dan kepemimpinan di lingkungan sekolah.
“Menjadi pengurus PPTS bukan hanya soal jabatan, tetapi tanggung jawab dan kesempatan untuk menjadi teladan bagi siswa lainnya,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias, diakhiri dengan sesi refleksi dan penandatanganan komitmen oleh seluruh pengurus PPTS sebagai simbol kesungguhan mereka dalam menjalankan tugas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengurus PPTS SMP Taman Siswa Mojokerto mampu menjadi agen perubahan positif dan inspiratif bagi seluruh siswa.


https://youtu.be/3vKh66A3MaI
Pada saat penampilan di MojoArt campursari Ngesti Buwana mempersembahkan beberapa lagu yang dibawakan oleh penyanyi handal dari pamong dan para siswa. Terdiri dari 10 personil campursari dan 4 penyanyi yang merupakan siswa hebat dari kelas VII, VIII dan IX. Dalam penampilan tersebut grup Campursari sukses membuat penonton termukau, sehingga dalam kurung waktu 2jam nonstop melantunkan tembang-tembang campursari mulai dari tembang campursari zaman dahulu hingga lagu yang sedang digandrungi saat ini. Semoga dengan persembahan grup campursari Ngesti Buwana, SMP Tamansiswa dapat diterima baik oleh kalangan masyarakat dan menjadi sekolah yang sukses mengembangkan minat dan bakat para siswa-siswinya. Salam dan Bahagia
]]>
Pada pelaksanaan upacara HUT Tamansiswa Mojokerto, Ki Samsul Hidayat, M.Pd dari Majelis Cabang Perguruan Tamansiswa Mojokerto sebagai pembina upacara. Upacara berjalan dengan tertib dan lancar. Setelah terlaksanakan upacara para peserta kembali ke rumah masing-masing dan bapak ibu pamong berkumpul bersama di Indoor SMK Tamansiswa untuk melaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh bapak-ibu majelis cabang.
